0
Dikirim pada 27 April 2018 di Berita

Seseorang hacker remaja di Inggris divonis dua th. penjara atas aksinya meretas e mail pribadi banyak petinggi intelijen serta keamanan Amerika Serikat (AS). E mail pribadi punya eks bos Tubuh Intelijen Pusat AS atau CIA, John Brennan, juga turut diretasnya.

Seperti diberitakan AFP, Sabtu (21/4/2018), Kane Gamble yg waktu ini berumur 18 th., bakal menekuni saat hukumannya sepanjang 2 th. di layanan tahanan remaja. Kala perbuatan peretasan berjalan pada Juni 2015 sampai Februari 2016, Gamble masihlah berumur 15-16 th..

" Perbuatan ini menjadi kampanye kotor dari terorisme siber yg didorong motif politik, " sebut hakim Charles Haddon-Cave kala membacakan vonisnya di pengadilan kejahatan Old Bailey, London pada Jumat (20/4) saat setempat.

" Banyak korban semestinya berasa sangatlah dilanggar (privasinya), " tambah hakim Haddon-Cave.

Di sebutkan hakim Haddon-Cave bahwa Gamble berasa sangatlah suka serta bahagia kala perbuatan jahatnya ini sukses. Gamble didampingi ibundanya kala vonis dibacakan hakim.

Diungkapkan dalam persidangan bahwa Gamble dirikan group bernama Crackas With Attitude (CWA) yg menggunakan 'social engineering' utk manipulasi call centre serta help desk biar menyampaikan kabar rahasia, yg lantas dieksploitasi. Social engineering menjadi manipulasi psikologis dari seorang dalam laksanakan perbuatan atau menguak satu kabar rahasia. Social engineering kebanyakan dilaksanakan lewat telpon atau internet. Sistem ini jadi diantara satu sistem banyak hacker beroleh kabar.

Baca Juga: cara membuat email

Dari kamarnya di Coalville, Inggris, Gamble sukses 'menirukan' target-target yg diretasnya utk menghimpun beberapa kabar sangatlah rahasia serta peka, termasuk juga kata sandi atau password yg dimanfaatkan targetnya.

Gamble juga berpura-pura jadi Brennan kala menghubungi perusahaan telekomunikasi Verizon serta AOL di AS. Beberapa dokumen peka sukses ditemui Gamble dari inbox e mail pribadi Brennan. Tdk cuma itu, Gamble juga beroleh kabar bab operasi intelijen serta militer di Iran serta Afghanistan. Gamble dimaksud menghubungi AOL serta memohon reset password sampai sukses ambil alih iPad punya istri Brennan.

Tidak hanya Brennan, Gamble juga membidik eks Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Jeh Johnson, selanjutnya Avril Haines yg kala itu menjabat wakil penasihat keamanan nasional Presiden Barack Obama, penasihat senior utk technologi serta ilmiah John Holdren serta agen privat FBI Amy Hess.

Gamble beroleh akses tanpa ada izin terhadap jaringan pc Departemen Kehakiman AS serta bisa membuka dokumen-dokumen persidangan, termasuk juga persoalan tumpahan minyak Deepwater. Dia dilaporkan berikan beberapa dokumen rahasia yg didapatnya terhadap WikiLeaks.

Gamble di tangkap di tempat tinggalnya di Inggris, pada 9 Februari 2017, atas permohonan FBI. Gamble mengklaim aksinya memiliki tujuan utk memberi dukungan Palestina serta lantaran militer AS banyak membunuh warga sipil tdk bersalah.

 Read more: Membuat Email.



Dikirim pada 27 April 2018 di Berita
comments powered by Disqus
Profile

Mahasiswa yang doyan baca tulis More About me

Page
Archive
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 173 kali


connect with ABATASA